Game berbasis cloud bukanlah jenis game yang dijalankan dengan menggunakan komputer PC atau game konsol, namun mempunyai cara kerja dengan server jarak jauh yang canggih.
Dalam hal ini, perangkat Anda hanya akan memproses streaming permainan kemudian input akan dikirim kembali secara real-time. Anda pun bisa bermain game dengan memanfaatkan berbagai platform yang tersedia di ponsel, tablet, smart TV hingga laptop.
Prediksi Masa Depan Game Berbasis Cloud dan Teknologi Streaming Modern
Secara umum, game berbasis cloud mempunyai banyak keunggulan dibandingkan game konsol. Diantara keunggulan game berbasis cloud diantaranya adalah :
- Praktis karena bisa langsung dimainkan tanpa perlu mengunduh dan menginstal game di perangkat gadget terlebih dahulu
- Pembiayaan awal yang lebih rendah dan terjangkau
- Bebas dimainkan dengan menggunakan berbagai perangkat gadget yang dimiliki
- Tak terdapat angka penyusutan nilai untuk penggunaan perangkat keras
Namun penting untuk diketahui bahwa bermain game berbasis cloud membutuhkan banyak dukungan. Diantaranya adalah membutuhkan akses internet kecepatan tinggi yang stabil karena game akan dimainkan secara online dengan pemain tunggal. Dalam hal ini, pemain memang tak akan terlalu tergantung pada konsep bermain secara offline.
Tantangan untuk menjalankan game berbasis cloud juga beragam dan penting untuk diketahui, diantaranya adalah :
- Kualitas bermain game berbasis cloud membutuhkan akses internet dengan kecepatan tinggi dan handal
- Kualitas video gameplay yang diterima dari layanan cloud juga sudah dikompresi sehingga mungkin tak akan sedetail dan setajam yang dihasilkan komputer gaming
- Layanan game berbasis cloud membutuhkan kapasitas bandwith yang besar sehingga akan terkendala jika bandwith yang dimiliki berkapasitas terbatas
- Pengalaman bermain game yang terganggu karena ada kalanya terjadi jeda input yang disebabkan berbagai masalah dari mulai kualitas internet, server hingga kendala akun
- Berbagai tantangan tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan baik jika diusahakan ada peningkatan bidang infrastruktur untuk mendukung operasionalnya.
Untuk prospek bisnis dalam bidang game berbasis cloud di Indonesia terbilang cerah, dimana data menunjukkan popularitas video game sudah terlihat menurun beberapa waktu terakhir ini. Setidaknya sekitar 200 juta pengguna ponsel di Indonesia, sejumlah 50 juta pengguna sudah bermain Mobile Legends pada tahun 2018, sedangkan sejumlah 100 juta aktif bermain PUBG Mobile pada bulan Mei 2021 yang lalu.
Data tersebut secara tidak langsung memperlihatkan bahwa antusiasme pemain game Indonesia untuk bermain game masih terbilang tinggi. Namun sayangnya hal tersebut tak didukung dengan kapasitas gamer Indonesia dengan kemampuan hardware yang mumpuni.
Kesimpulan
Pengembangan game berbasis cloud hingga saat ini masih dalam tahap awal perkembangannya karena berbagai tantangan yang mungkin baru bisa dihadapi oleh pemain game kelas atas.
Adanya peningkatan kerja sama antara platform cloud gaming dengan pihak pengembang serta penerbit game bisa meningkatkan perkembangan industri game berbasis cloud secara keseluruhan. Secara umum, masa depan game berbasis cloud dan lingkungannya masih terlihat menjanjikan.
Frequently Asked Questions
1. Apakah game berbasis cloud mempunyai masa depan?
Game berbasis cloud disebut mempunyai masa depan game online. Dari mulai adanya akses secara instan hingga pengalaman bermain lintas perangkat yang mengubah pengalaman bermain semakin menyenangkan.
2. Apa alasan cloud computing menjadi solusi teknologi di masa yang akan datang?
Diprediksi teknologi cloud computing akan menjadi teknologi masa depan khususnya dalam bidang komputasi karena mempunyai mekanisme dan sistem yang lebih efisien biaya untuk membangun infrastruktur sumber daya teknologi informasi.
3. Apa penyebab cloud gaming gagal untuk dimulai?
Ada beberapa hal yang bisa mengganggu pengalaman bermain cloud gaming, meliputi masalah konektivitas hingga gangguan layanan, kompabilitas dan gangguan perangkat lunak.
4. Seperti apa masa depan layanan cloud?
Menurut Gartner, pada sekitar tahun 2027, teknologi komputasi awan akan menjadi pendorong utama bidang inovasi bisnis dan gaya komputasi yang umum.
5. Apa yang menjadi tantangan utama saat menggunakan cloud dalam jaringan?
Sesuai hasil survey dari Security Insiders, Richy mengemukakan beberapa tantangan utama dalam penggunaan cloud dalam jaringan diantaranya adalah adanya kesalahan konfigurasi pada platform cloud yang menyebabkan kebocoran data.
